Loading...

Mengapa Lampu Sein di Butuhkan ?

Lampu sein atau lampu belok sangat fatal urusan nya dengan motor atau mobil , kalian mungkin sering bingung buat apasih lampu sein atau lampu belok itu , ya buat belok lah koplak ! :v enggak sih kalo yang lebih tepat nya buat ngasih isyarat untuk belok ke kiri atau kanan.
Kalian tau gak sejarah lampu sein itu sendiri ? jangan jangan kalian cuman bisa make doang :o
Simak ya !
Ini lampu sein namanya


Pada abad ke-18, kendaraan pada umumnya masih berbentuk gerobak yang dilengkapi tempat duduk. Gerobak tersebut menggunakan tenaga kuda sebagai penariknya. Baru menjelang peralihan abad ke-18, Nicholas Cugnot dari Inggris menemukan alternative lain sebagai pengganti tenaga kuda, yaitu bahan bakar uap. Kemudian dia menciptakan sebuah kendaraan dengan bahan bakar uap. Temuan ini menginspirasi para ahli lainnya untuk menciptakan kendaraan yang lebih canggih. Henry Ford dan Gottlieb Daimler misalnya, berhasil menciptakan kendaraan yang disertai mesin penggerak dan mobil dengan bahan bakar bensin.

 Seiring dengan penemuan-penemuan tersebut, penggunaan mobil pun semakin merajalela karena dianggap lebih cepat dan efisien. Namun terlepas dari itu semua, penggunaan mobil menjadi masalah karena sering menimbulkan kecelakaan. Kecelakaan yang sering terjadi yaitu tabrakan antar kendaraan ketika berada di tikungan. Hal ini dikarenakan belum adanya alat yang diciptakan sebagai tanda ketika mobil akan belok ke kanan atau ke kiri. Oleh karena itu, pada tahun 1920-an pabrik kendaraan di Jerman mulai menciptakan lonceng dan peluit uap, kemudian memasangnya di kendaraan produksi mereka.

Lonceng tersebut berfungsi sebagai tanda ketika mobil akan berbelok. Jika lonceng berbunyi sekali, tandanya mobil akan berbelok ke kanan. Jika lonceng berbunyi dua kali, berarti mobil akan berbelok ke kiri. Namun ternyata penggunaan lonceng sebagai tanda belok ini pun tidak efektif karena saking ramainya aktivitas lalu lintas, bunyi lonceng justru membingungkan pengguna mobil lainnya karena bersahut sahutan sehingga tidak jelas apakah lonceng berbunyi sekali atau dua kali. Kemudian pada tahun 1930, dibuatlah sebuah alat indikator berupa lampu tambahan kanan-kiri yang dipasang di bagian depan dan belakang mobil. Pengguna kendaraan hanya perlu menekan tombol kontak yang telah tersambung dengan lampu indikator. Alat inilah yang dinamakan lampu sein atau lampu riting yang masih digunakan hingga saat ini pada mobil dan kendaraan lainnya.(WIkipedia punya )
Nah kau sudah paham kan ? , jadi janganlah ngasih sein kiri belok kanan , jangan suka php apalagi cuman ngasih tanda terus di tinggalin :') . Ehh udahlah sampai bertemu di next post ya :D
author

This post was written by: Author Name

Your description comes here!

Get Free Email Updates to your Inbox!

Post a Comment

CodeNirvana
© Copyright qipedia
Back To Top