Loading...

Alasan Mengapa Seseorang Gagal Menjadi Bos

Alasan Mengapa Seseorang Gagal Menjadi Bos
Gagal menjadi boss
Tidak banyak orang yang berani menjadi bos. Apalagi jika sepanjang hidupnya selalu memiliki kebiasaan mengekor pada orang lain. Sungguh pasti baginya menjadi bos ibarat sedang berpidato di muka umum, gemetaran, grogi, dan takut salah.

Memang jika melihat bagaimana watak dan perangai seorang bos. Ada fakta bahwa bos itu "ditakdirkan" dan "dibentuk oleh pengalaman hidup". Jadi tidak semua orang memiliki bakat sebagai bos, namun bila ia mau belajar tentu saja bisa karena pengalaman hidup pun sanggup memicu seseorang menjadi bos.

Tapi seringkali, seseorang sudah ditakdirkan menjadi bos, pengalaman hidup pun telah menempanya menjadi bos. Tapi ia tetap gagal menjadi bos. Ada saja yang membuatnya mengalami kegagalan memimpin. Apa saja itu? Berikut adalah beberapa alasan mengapa seseorang gagal menjadi bos:

  1. Tidak jujur pada diri sendiri mengenai kelemahan diri: Mana ada orang yang mau mengaku dirinya lemah? Tapi ketahuilah bahwa penyebab utama seseorang gagal menjadi bos adalah karena tidak jujur pada diri sendiri, tidak mau mengakui dirinya lemah. Sehingga selalu merasa puas atas pencapaian sekarang. Dan bahkan merasa dirinya tinggi pada posisi sekarang ini.
  2. Selalu ingin dihormati, tapi tidak pernah menghargai jasa orang lain: menjadi bos memang adalah sebuah pencapaian yang penuh gengsi, sehingga kebanyakan bos selalu gila hormat. Disamping itu, mereka menjadi lupa pada jasa-jasa orang lain. Padahal menghargai jasa orang lain adalah sikap penting yang harus dimiliki seorang bos.
  3. Memandang rendah orang lain: ketika seseorang sudah di atas, pasti cenderung memandang rendah orang lain. Padahal bos yang baik adalah bos yang mampu berdiri di samping semua orang. Menjadi bos yang egaliter, bukan otoriter.
  4. Selalu merasa bisa melakukan segala sesuatu sendiri, sehingga anti untuk ditolong: kebanyakan bos besar yang memang memiliki bakat bawaan menjadi bos. Mereka adalah seorang pekerja keras yang sanggup melakukan segala sesuatu sendiri.Namun bila sikap ini diteruskan justru menimbulkan krisis kepercayaan pada orang lain, sehingga dirinya anti untuk ditolong atau mendapatkan bantuan dari orang lain. Padahal salah satu ciri dari bos yang sukses adalah bos yang sanggup mengorganisir sebuah tim kerja, jadi harus bersikap tolong-menolong.
Begitulah beberapa alasan mengapa seseorang gagal menjadi bos. Oleh sebab itu, sebaiknya banyak-banyaklah introspeksi diri. Biar bagaimana pun tidak ada suatu ilmu dari mana pun yang sanggup menempa seseorang untuk menjadi bos yang baik, selain ilmu yang berasal dari perjuangan dan pengalaman diri sendiri.
author

This post was written by: Author Name

Your description comes here!

Get Free Email Updates to your Inbox!

Post a Comment

CodeNirvana
© Copyright qipedia
Back To Top